Akal
dalam terminologi al-qur’an bukan hanya daya pikir yang dihasilkan oleh sistem kerja
otak dan sel saraf yang menghasilkan pikiran-pikiran rasional, kreatif,
intuitif maupun imajinatif. Alqur’an sering mengaitkan kata akal dengan qolbu
(hati) sebagai kemampuan berpikir dan kesadaran moral. Ia adalah
akal sehat dan kepekaan hati. Karena itu dikecamnya bagi mereka yang tidak menggunakan
hati, sebagai manusia yang tidak berakal (tidak berpikir).