4 (empat) tahap menggapai Tuhan, judul ini kiranya pas saya ketengahkan untuk menggambarkan usaha yang harus ditempuh setiap orang agar dapat menghayati dan mengamalkan agamanya dengan sempurna. Ibnu ‘Arabi menulis 4 tahap pengamalan
dan pemahaman dalam tasawuf: syariah, thariqah, haqiqah, dan ma’rifah.
Tiap tingkat dibangun berdasarkan tingkat sebelumnya.
Showing posts with label psikologi sufi. Show all posts
Showing posts with label psikologi sufi. Show all posts
Friday, February 20, 2015
4 (empat) Tahap Menggapai Tuhan; Khazanah Tasawuf
Labels:
Agama,
Agama Islam,
Allah,
filsafat,
filsafat islam,
ilmu,
Khazanah,
muslim,
Pemikiran,
psikologi sufi,
Sufi,
Sufisme,
Tasawuf
Sunday, February 15, 2015
Jiwa, Hati dan Diri; Khazanah Psikologi Sufi
JIWA
Istilah jiwa dalam bahasa Arab,
yakni ruh/roh. Sebagaimana dalam firman Allah dalam Al-Qur’an QS. 15;25
“telah Kusempurnakan kejadiannya (Adam), dan Kutiupkan ke dalamnya roh-Ku”
(QS. Al-Hijr:25). Psikologi sufi mencakup sebuah model jiwa manusia yang
didasari oleh prinsip evolusi. Jiwa memiliki tujuh aspek atau dimensi: jiwa
mineral, jiwa nabati, jiwa hewani, jiwa pribadi, jiwa insani, jiwa rahasia, serta jiwa maharasia .
Tasawuf bertujuan agar ketujuh tingkat kesadaran ini dapat bekerja secara
seimbang dan selaras.
Labels:
Agama,
Agama Islam,
diri,
hati,
Islam,
jiwa,
Khazanah,
psikologi,
psikologi sufi,
Sufi,
Sufisme,
Tasawuf
Subscribe to:
Posts (Atom)