Showing posts with label Sufi. Show all posts
Showing posts with label Sufi. Show all posts

Friday, February 20, 2015

4 (empat) Tahap Menggapai Tuhan; Khazanah Tasawuf

4 (empat) tahap menggapai Tuhan, judul ini kiranya pas saya ketengahkan untuk menggambarkan usaha yang harus ditempuh setiap orang agar dapat menghayati dan mengamalkan agamanya dengan sempurna. Ibnu ‘Arabi menulis 4 tahap pengamalan dan pemahaman dalam tasawuf: syariah, thariqah, haqiqah, dan ma’rifah. Tiap tingkat dibangun berdasarkan tingkat sebelumnya.

Monday, February 16, 2015

Aku adalah Khazanah Tersembunyi

"Aku adalah khazanah tersembunyi, Aku ingin dikenal, maka Aku ciptakan makhluk". Begitulah salah satu hadits terkenal. Alam semesta ini ditetapkan sebagai tempat untuk mencari Tuhan. Itu berarti bahwa alam semesta ini adalah cermin ilahi. Tuhan sepenuhnya hadir di dalam diri setip orang dan dalam segala sesuatu. “milik Allah lah Timur dan Barat, kemanapun kau menghadap, disitulah akan kau temukan wajah Tuhan”(al-Baqarah:115). “Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami disegenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa al-Qur’an adalah benar” (Fushilat :53).

Sunday, February 15, 2015

Khazanah Perilaku Tasawuf

Tasawuf adalah jalan yang canggih, yang di dalam praktiknya melibatkaan pekerjaan, keluarga, dan pengalaman kehidupan sehari-hari. Ajaran Sufi mengajarkan kita untuk menggunakan tugas dan  pengalaman kita sebagai bagian dari perjalanan spiritual kita. Syekh Muzaffar berkata :”sibukan tanganmu dengan melakukan pekerjaan duniawi, dan sibukan hatimu dengan Allah”.

Jiwa, Hati dan Diri; Khazanah Psikologi Sufi

JIWA
Istilah jiwa dalam bahasa Arab, yakni ruh/roh. Sebagaimana dalam firman Allah dalam Al-Qur’an QS. 15;25 “telah Kusempurnakan kejadiannya (Adam), dan Kutiupkan ke dalamnya roh-Ku” (QS. Al-Hijr:25). Psikologi sufi mencakup sebuah model jiwa manusia yang didasari oleh prinsip evolusi. Jiwa memiliki tujuh aspek atau dimensi: jiwa mineral, jiwa nabati, jiwa hewani, jiwa pribadi, jiwa insani,  jiwa rahasia, serta jiwa maharasia . Tasawuf bertujuan agar ketujuh tingkat kesadaran ini dapat bekerja secara seimbang dan selaras.